Showing posts with label ordinary. Show all posts
Showing posts with label ordinary. Show all posts

Sunday, April 20, 2014

London (Angel)

Posted by Unknown at 8:52 AM 0 comments


kayak yang aku ceritain sebelumnya, Novel London ini aku beli karena aku nggak nemu "Wuthering Height", aku mau yang asli, kalo bisa yang cetakan pertama, soalnya dia banyak versinya, aku sih udah donlod PDFnya, tapi kan tau lah, aku pecinta novel banget, aku udah baca pun aku tetap pengen banget2 novelnya!

balik lagi ke Novel London. nah, novel ini juga punya cap 'setiap tempat punya cerita' kayak yang tadi, cuma ini dari gagasmedia, ini buku pertama yang punya cap itu yang aku beli yang dari gagas, aku biasanya beli yang dari bukune, kenapa? karena aku memang judge the book by it's cover, bagi aku cover itu menentukan banget aku mau beli novel itu apa nggak. kalo novel2 dengan cap itu yang dari bukune, itu novelnya manis banget, penampakan luarnya aja begitu, aku yakin dalemnya juga kan?


oke, kita mulai, London menceritakan seorang cowok yang ngejar cewek yang dia suka bertahun2 ke London cuma karena dia taruhan setelah mabok minum bir kebanyakan di pub di Jakarta.
awalnya aja aku udah males nulisnya, ke bawahnya aku udah bisa bilang kalau aku akan skeptis, jadi kalau males, nggak usah baca juga nggap apa-apa (maksud aku postingan ini, bukan novelnya).

poin bagusny adalah karena ini buku punya cap setiap tempat punya cerita, dan judulnya London, tentu aja dia nyeritain bagaimana London itu. dan London adalah salah satu must have visit city in the world dalam list aku.
seneng aja gitu dia ceritain dia kesana ke sini di London, ceritain gimana orang2 di sana, gimana keadaan di sana, dan lain2.
terus karakternya di sini sastrawan, dan tentu aja suka buku sastra, bahkan di novel ini disebut novel impian aku, 'Wuthering Height', dan hei, aku jadi ada ide, gimana kalau aku hubungi si penulis novel ini, minta fotokopian novelnya, ahaha..

dari novel ini juga aku dapet ide kalau aku yakin banget kalau toko buku toko buku impian aku banyak banget di London, sama kayak di acaranya "SHINee - One Fine Days" yang waktu Key pergi ke salah satu toko buku yang ada di film favoritnya. aku yakin bakal banyak banget toko buku yang bisa bikin aku gila di sana. di dalam novel ini juga ada tokoh, namanya Ayu, yang datang jauh2 dari Jakarta emang cuma pengen hunting buku ke sana (aku kapan bisa ya Allah? :( )


hal yang nggak terlalu aku suka di novel ini adalah kebiasaan tokoh utamanya minum bir, nggak banget. sama dia udah suka sama cewek bertahun2, tapi baru berani nyatain justru sesudah ditantangin temen2nya pas lagi minum2, nggak banget.


terus yang ada juga di endingnya pas cewek itu udah dimiliki sama cowok lain, cowok yang disukai sama cewek itu, dan walaupun nggak dijelasin secara gamblang, tapi sebagai pembaca cerdas aku tau kalau maksudnya adalah : cewek itu nyatain cinta ke cowok yang disukanya, dan langsung tidur bersama malam itu juga!

what the lah??
aku beneran nggak bisa terima. aku baca banyak banget novel, banyak banget, tapi banyak juga yang bisa bikin ceritanya kuat tanpa harus begitu. maksud aku, ntahlah, ya gitu pokoknya, intinya aku nggak suka bagian itu, bagian si cowoknya lemot banget bertahun2 nggak nyata2in, bagian cowoknya suka minum2, dan lain-lain.

sekian, sebenernya novel ini layak baca, layak banget, cuma aku nggak suka beberapa point aja, aku malah suka cerita sampingannya, waktu si tokoh utama sama si Anggel, hehe..
selera orang kan beda.

pelajaran yang bisa diambil sih, tolong jangan minum2, jangan tidur sama cowok yang baru malam itu kamu nyatain rasa kamu walaupun kamu suka banget sama dia, jangan tahan perasaan kamu sampai bertahun2, ngabisin waktu doang, sama jangan ke London ngabisin duit puluhan juta cuma gara-gara kamu ditantangin temen-temen kamu untuk nyatain cinta sama cewek yang udah kamu suka bertahun2, mending ke London buat cari buku lama, kayak si karakter Ayu dalam novel ini. Muahahaha..


oke, smell ya! XD

Holland (One Fine day in Leiden)

Posted by Unknown at 8:29 AM 0 comments


Oke, awalnya aku beli buku ini bukan karena apa-apa, tapi karena emang nggak tau aja mau beli apa.

jadi awalnya aku mau beli novel2 lama,yang dipinginin banget sih "Wuthering Height", pengen banget :( tapi udah nggak ada dimana2, yg jelas di periplus nggak ada, di beberapa gramed juga nggak ada. karena udah terlanjur, dan emang jatah bulan ini belum beli novel, pas liat2 di rak, ada novel dengan judul "Holland" ini, dengan cap "setiap tempat punya cerita"-nya.

karena dari awal aku selalu beli buku dengan cap itu (nanti aku ceritakan, soalnya aku nulis ini dari Novel terbaru yang aku beli), akhirnya aku beli, barengan dengan "London (Angel)".

sekarang ngebahas Holland dulu ya..

karena aku nggak berharap banyak, setelah apa yang terjadi dengan Novel dengan cap 'setiap tempat punya cerita' sebelumnya, jadi aku bacanya biasa2 aja dong, tapi ternyata novelnya diluar dugaan, bagus!

nyeritain Kara dan bagaimana hidupnya di Leiden, salah satu kota di Belanda, yang adem banget, bukan cuma karena cuacanya, tapi juga karena kotanya yang bisa dibilang sepi, dan semua hal yang mendukung, kayak sungai2nya (semua sungai di Belanda kayaknya emang sebersih dan sekeren itu), peraturan2 toko buka, dan sebagainya dan sebagainya.

yang jelas, aku puas banget sama Novel ini. Mulai dari ceritanya, yang nggak maksa, nggak kelewat bikin sakit kepala, romantis tapi nggak maksa (udah ya tadi?), terus plotnya keren, kita beneran kayak bisa ngerasain berada di sana, jalan-jalan keliling Belanda. terus karakternya juga, karakternya bertolak belakang banget dengan karakter dari Novel "Swiss", yang bikin aku keki banget itu!!

karakternya selalu meyakinkan diri kalau dia nggak atau belum jatuh cinta, karena dia harus memikirkan hal lain selain cinta saat ini, karakter yang aku suka banget, aku suka banget karakter yang begini, nggak kayak di "Swiss" itu, sumpah maksa, yang itu ntar baca sendiri, ntar aku bikin juga reviewnya kok.


si Kara ini punya sisi gelap, nggak usah aku ceritain, kalo penasaran, beli novelnya (aku nggak dibayar, suer!), sisi gelapnya nggak maksa, untuk digelap-gelapin, aku bisa nerima soal 'kegelapan' itu, walaupun agak 'kelewat' panjang pembaca dibiarkan seolah nggak tahu apa sisi gelapnya itu, padahal udah tau, tapi ya gitu, nggak maksa, tetep manis pas bagian dia ketemu sama Rein, cowok bule yang punya mata keren itu, mata bule, mata yang menawan.


(aku adalah salah satu orang yang suka bule itu dari matanya, karena kalo yang lain di Indonesia jg banyak, kulit putih? cowok aku jg putih, malah bagusan putihnya cowok aku, nggak bintik2 dan sebagainya, rambut pirang? nggak lah, nggak bisa dijadiin charm mah itu, bau badan, yeik, aku nggak suka bau badan bule, dan kalo dibandingin dengan bau badan cowok aku yang aku suka banget2 itu, ya ampun! nggak usah di bahas deh, pokoknya aku kalo liat bule itu ya dari matanya!)


balik lagi ke si Rein, di sini diceritain si Rein ini punya mata menawan, pinter gambar, misterius (sering ilang ditengah2 date), dan hal2 manis lainnya.

terus sisi gelapnya si Kara masih bisa aku terima, masih bisa aku kategorikan 'nggak maksa'.

kalau kata orang buku adalah jendela dunia, maka buku (novel) ini salah satunya. kamu beneran bisa ngerasain sedang ada di Belanda dengan baca buku ini, menyusuri kanal2nya, berkeliling desanya, melihat kincir angin, dan lain-lain.
 bayangkan saja Kara yang tinggal di Kota kecil yang lebih kecil dari Rotterdam. oia, kamu pasti tau kan kalo Rotterdam itu nggak rame? jadi walaupun dibilang Kota besar, jangan bayangin Rotterdam bakalan kayak New York, nggak, sama sekali jauh, sama Jakarta aja ramean Jakarta, sibukan Jakarta. Nah, apalagi ini menceritakan Leiden, hadeh,impian aku bertahun-tahun banget bisa tinggal di kota macam begitu.
tenang, bersih, nyaman, cantik, ya ampun.. aku harus stop dengan khayalan semacam ini untuk sejenak.


intinya, novel ini layak banget buat di baca, manis, manis deh pokoknya, mau ceritanya, karakternya, plotnya, itu keren, kamu bakalan ngerasain bagaimana hidup di kota Leiden, juga menjelajahi daerah Belanda lainnya, beberapa ungkapan dalam bahasa Belanda, hubungan Belanda dan Indonesia, budaya-budaya belanda, dan lain sebagainya.

terus yang musti dikasih point plus di sini lainnya adalah kamu bisa ngambil pelajaran dari novel ini, seburuk apapun hubungan kamu dengan orang tua, mereka SESUNGGUHNYA bener-bener mencintai kita. yang diperlukan itu cuma saling jujur, saling percaya.


pelajaran ini juga lah yang udah kami terapin antara aku dan mamak (ibuku, aku memanggil ibuku dengan sebutan mamak).
kami itu bestfriend, boyfriend (sebelum aku punya pacar), orangtua-anak, dan semuanya.
ketika semua orang menjelekkan, atau tidak percaya padaku, mamak adalah orang yang akan membelaku, percaya padaku seutuhnya, walaupun dia tidak tahu apa yang terjadi, hal pertama yang dilakukannya adalah membelaku, karena dia percaya padaku.
dimanapun aku, walaupun aku udah pisah tempat tinggal dengan beliau sejak kecil, tapi aku selalu telfonan dengan frekuensi sangat sering, dari mulai aku sekolah, kuliah, sampai kerja di Ibu Kota saat ini, aku itu telfonan sama mamak minimal 2 hari sekali.
dan kami insyaallah akan selalu begitu,walaupun aku sekarang udah punya pacar, udah 2tahun 7bulan pula!


oia, balik ke novel, aku recomend banget deh ni Novel, sumpah manis, sumpah ini nggak sekedar novel remaja biasa. banyak hal2 lain yang bisa kamu dapet, kayak yang aku sebut2in di atas, mbak yang nulisnya juga cantik, kamu bisa mengunjunginya di sini.
terus plus lainnya tentu aja karena kalo novel dengan cap 'setiap tempat punya cerita' begitu bakal ada bonus di dalamnya, semacam standing apa tuh namanya? lupa, pokoknya gitu deh, manis banget, novelnya jg unik2, soalnya di setiap sudutnya itu kayak dipotong, jadi nggak petak, jadi oval gitu, apa sih bahasaku? abaikan!

enjoy the book, smell ya! XD

Friday, April 18, 2014

Changing..

Posted by Unknown at 6:07 PM 0 comments
as I promise, i'll tell you about the change in my life.

first, now i am 24 years old, that's mean i already old enough to get married (in my country, or at least in my home town). so my mother and especially my grandmother, already ask me some questions about married. when will i get married? do i have some saving for the wedding, and so on.
and the answer is, i'll get married in 2017 (Insyallah), me and my boyfriend already talk about this, and i have no saving in my bank account for the wedding yet, adn we are trying to right know.


but my life is so much better than last time i think about it. i already have a job (a good one), with good company (one of two best leesing company in this country), good jobdesc (or should i call it 'cool' one? because my division is one of the coolest division in this company), good salary (i have anough money to feed my family and my self now), and so on. and so do my boyfriend.
and yeah, we are getting better now, and Insyallah will always to.


we have our plan (many of them), we have our goal (the hight and the low), so just pray for us to get it as soon as possible, and we will live our life with happiness, amin.



Friday, November 29, 2013

Aneh rasanyaa..

Posted by Unknown at 7:37 PM 0 comments

Aku sebenernya udah pernah punya blog, itu di no-pamanih.blogspot.com, tapi waktu itu daftarnya ga pake gmail.
aku juga udah niat sebenernya mau bikin blog bru, tapi niatnya d wordpress, ahaha..
tapi waktu itu, +lviyati ngundang aku buat ikutan di google plus, dan jadilah akhirnya blog ini.
kenapa aku pengen bikin blog baru??
waktu itu blognya beneran semacam buku curhat yang di sensor. soalnya ga semuanya aku tulis, yang beneran aku tulis sesuai sama kejadian dan isi hati ya di diary di Cece (cece ini adalah nama notebook cantik nan imut aku.)
terus isinya ga ada 'isi'. you know what i mean?
terus waktu itu juga hidup aku udah beda dari sekarang. ntar2nya bisalah aku ceritain satu2 gimana bedanya.
sekarang aku lebih dewasa lah (insyallah), danlainlain, danlainlain.
udahlah ya, malu rasanya nulis di kantor pake fasilitas kantor buat nulis posan pertama. ahaha..
si ya!

Blogroll

 

Cherry Blossom Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea